Postingan

Mimpi dan Kegagalan

Gambar
Sepenggal cerita dari aku yang masih di ambang mimpi Orang bilang tidak ada kemustahilan dalam bermimpi dan bercita-cita selagi masih sejalan dengan doa dan usaha. Jika benar demikian, maka sah saja jika aku memimpikan menjadi bagian dari salah satu Perguruan Tinggi Negeri terbaik tanah air ini. Sore itu, "Ayo semangat belajar biar bisa ambil beasiswa ke Jogja. Tapi, kalau gagal di Jogja aku masih nunggu kamu kok di Bandung. Kamu simpan alamatku, aku pengen dengar banyak cerita kamu tentang Bagansiapiapi yg kamu sebut Hongkong Van Andalas itu. Pokoknya semangat deh, aku berdoa semoga Tuhan mengabulkan doa kita buat jadi mahasiswa baru, apalagi buat jumpa" Begitulah sebuah pesan whatsapp yang masuk di ponselku. Tak lain pesan ini dikirim oleh teman online- ku, yang aku sendiri banyak belajar darinya. Sontak pesan ini membuatku tiba-tiba menjadi semakin yakin dan bersemangat untuk mewujudkan hal terindah yang masih sebatas mimpi yang sering ku ceritakan padanya, yaitu mimpi...

Selamat Hari Buku Sedunia, Ayo Gemar Membaca Buku

Gambar
Ilustrasi (Sumber: tribunjualbeli.com) Kemarin lusa adalah peringatan Hari Kartini, sementara kemarin adalah peringatan Hari Bumi Sedunia. Belum usai dari suasana kemarin, hari ini tepatnya tanggal 23 April 2020 adalah peringatan Hari Buku Sedunia. Hari Buku Sedunia atau dikenal juga dengan Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia, merupakan peringatan setiap tahunnya yang ditetapkan UNESCO jatuh setiap tanggal 23 April. Tujuannya yaitu untuk mempromosikan gemar membaca dan merupakan salah satu bentuk penghargaan terhadap penerbitan dan hak cipta. Peringatan Hari Buku Sedunia didasari dari peringatan kematian penulis Spanyol, Miguelde Cervantes yang meninggal pada tanggal 23 April. Kemudian peringatan ini pertama kali dibuat pada tanggal 23 April 1923 oleh toko buku di Spanyol. Pada tahun 1995, UNESCO memutuskan peringatan Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia dirayakan setiap tanggal 23 April. Karena tanggal tersebut juga merupakan hari kematian William Shakespeare dan Inca Garcila...

Sebuah Puisi Untuk Hari Bumi

Gambar
Ilustrasi (Sumber: almanac.com) Hari ini tanggal 22 April 2020, umat manusia di dunia tengah memperingati Hari Bumi Sedunia atau Earth Day. Peringatan ini dimulai sejak tahun 1970 sampai sekarang. Peringatan hari Bumi dibuat bukan untuk bermaksud apa-apa, melainkan mengingatkan manusia agar lebih menjaga dan menghargai bumi sebagai satu-satunya tempat yang layak untuk dihuni. Saat ini memang usia bumi bukan terbilang muda, bumi kini sudah terlalu tua. Ditambah tingkah manusia yang selalu berbuat kerusakan menambah ringkihnya bumi ini. Banjir, polusi, longsor, ilegal loging, tidak ada habisnya mewarnai kehidupan di bumi saat ini. Padahal semua yang diperbuat manusia pada bumi akan berimbas juga pada kehidupannya. Selain peristiwa alam, kini bumi juga tengah sakit. Bak tempat sunyi tak berpenghuni, sedang manusia bersembunyi takut akan mati. Yah, bumi saat ini tengah dijangkiti virus corona. Semoga baik-baik saja bumi, dan lewat puisi yang aku tulis ini semoga m...

7 Kutipan dari R.A. Kartini yang Penuh Inspiratif

Gambar
Ilustrasi (Sumber: sayacintaindonesia.com) Siapa sih yang tidak mengenal R.A. Kartini? Bahkan namanya banyak dikenal oleh bangsa luar. R.A. Kartini merupakan tokoh pelopor kemajuan wanita Indonesia. Sosok pahlawan emansipasi wanita ini telah merubah kehidupan kaum wanita Indonesia. Dari sebuah ketidakadilan hingga kini sebuah kesetaraan yang dirasakan seluruh wanita Indonesia.  R.A. Kartini sendiri lahir di Jepara, 21 April 1879 dari golongan keluarga bangsawan. Ayahnya R.M. Adipati Ario Sosroningrat, seorang patih yang diangkat menjadi Bupati Jepara setelah kartini lahir. Dan ibunya M.A. Ngasirah yang merupakan istri pertama ayahnya, namun bukanlah istri utama. Dalam perjuangannya, Kartini sering mengirim surat untuk teman-temannya di Eropa. Yang kemudian setelah Kartini wafat kumpulan surat-suratnya tersebut dikumpulkan dan dibukukan oleh J.H. Abendanon dengan judul Door Duisternis Tot Licht. Atau dalam bahasa Indonesia berarti "Habis Gelap, Terbitlah Terang....

Mengenang Hari Kartini Lewat Sebuah Puisi

Gambar
Ilustrasi Hari ini bertepatan tanggal 21 April yang setiap tahunnya diperingati sebagai hari Kartini. Yah, Kartini atau Raden Ajeng Kartini adalah sosok pahlawan emansipasi perempuan Indonesia. Putri dari R.M. Adipati Ario Sosroningrat dan M.A. Ngasirah, lahir di Jepara, 21 April 1879. Hidup dan besar di lingkungan keluarga bangsawan, ayahnya adalah seorang Bupati Jepara. Namanya begitu berpengaruh bagi kesetaraan kaum perempuan dengan kaum pria. Lewat perjuanganannya, kini perempuan Indonesia telah menghirup segarnya kebebasan hak tanpa terhalang perbedaan gender.  Mengingat pada masa Kartini, kaum perempuan sangat sempit untuk bergerak. Perempuan dipandang sebelah mata oleh kaum pria. Melihat hal ini Kartini sangat prihatin dan ia berusaha memperjuangkan hak-hak kaumnya. Hingga semua perjuangannya terdengar oleh dunia. Lantas membawa perubahan besar bagi kaum perempuan Indonesia. Dan kini perempuan tidak lagi terpandang sebelah mata serta mendapat kesetaraan hak ...

Puisi Untuk Dokter dan Para Tenaga Medis yang Tengah Berjuang di Garda Terdepan Melawan Corona

Gambar
Ilustrasi (Sumber: Ummu Adam Bunga) Semenjak pertama kali muncul di Wuhan, China, dunia saat ini tengah diterpa ancaman luar biasa, bukan untuk berperang melainkan untuk bersiap siaga melawan virus Corona. Bahkan hampir seluruh belahan bumi ini mulai terjangkiti virus Corona. Hingga kini Indonesia pun turut terjangkiti. Dalam upaya pencegahan dan memutus rantai penularan Covid19 atau virus Corona, pemerintah pun telah memberlakukan berbagai kebijakan dan mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah. Namun di tengah kondisi yang semakin parah ada sosok yang dengan berani maju dalam barisan terdepan melawan virus Corona. Mereka ialah dokter dan para medis yang senantiasa siap dan berani berjuang dalam garda terdepan. Bahkan tidak sedikit juga dari mereka yang gugur dalam melaksanakan tugas. Sungguh mulia semua kebaikan mereka para pahlawan kesehatan Indonesia. Dalam puisi ini aku mempersembahkannya untuk mereka yang berjuang di depan. MEREKA YANG DI DEPAN Karya: Yogi ...

Bosan di Rumah Saja? 5 Hal Berikut Dapat Membuat Karantinamu Menjadi Asik

Gambar
Halo sobat, dalam upaya memutus rantai penularan virus Corona atau Covid19 pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah saja. Bekerja, belajar serta beribadah dari rumah. Selama masa karantina di rumah, tentu kamu merasa bosan dong tidak dapat keluar dari rumah. Tidak perlu bosan, kamu dapat melakukan beberapa hal di bawah ini yang membuatmu di rumah saja menjadi asik.  1. Mengembangkan Hobi Ilustrasi (Sumber: I Love Reading Books) Dalam masa karantina di rumah, kamu tentu memilki banyak waktu untuk mengembangkan hobi. Setiap kita jelas memiliki hobi yang berbeda, ada yang hobi menulis, membaca, bernyanyi, memasak, bermain game, bermain bulutangkis, dan lain-lain. Dengan mengembangkan hobi selain membuatmu di rumah saja menjadi asik, juga membuat kemampuanmu lebih terasah. 2. Olahraga Bersama Keluarga Ilustrasi (Sumber: www.shutterstock.com) Berolahraga dapat membuat tubuh menjadi sehat dan tentunya dapat mengurangi kejenuhanmu dalam masa kar...