Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sastra

Mimpi dan Kegagalan

Gambar
Sepenggal cerita dari aku yang masih di ambang mimpi Orang bilang tidak ada kemustahilan dalam bermimpi dan bercita-cita selagi masih sejalan dengan doa dan usaha. Jika benar demikian, maka sah saja jika aku memimpikan menjadi bagian dari salah satu Perguruan Tinggi Negeri terbaik tanah air ini. Sore itu, "Ayo semangat belajar biar bisa ambil beasiswa ke Jogja. Tapi, kalau gagal di Jogja aku masih nunggu kamu kok di Bandung. Kamu simpan alamatku, aku pengen dengar banyak cerita kamu tentang Bagansiapiapi yg kamu sebut Hongkong Van Andalas itu. Pokoknya semangat deh, aku berdoa semoga Tuhan mengabulkan doa kita buat jadi mahasiswa baru, apalagi buat jumpa" Begitulah sebuah pesan whatsapp yang masuk di ponselku. Tak lain pesan ini dikirim oleh teman online- ku, yang aku sendiri banyak belajar darinya. Sontak pesan ini membuatku tiba-tiba menjadi semakin yakin dan bersemangat untuk mewujudkan hal terindah yang masih sebatas mimpi yang sering ku ceritakan padanya, yaitu mimpi...

Mengenang Hari Kartini Lewat Sebuah Puisi

Gambar
Ilustrasi Hari ini bertepatan tanggal 21 April yang setiap tahunnya diperingati sebagai hari Kartini. Yah, Kartini atau Raden Ajeng Kartini adalah sosok pahlawan emansipasi perempuan Indonesia. Putri dari R.M. Adipati Ario Sosroningrat dan M.A. Ngasirah, lahir di Jepara, 21 April 1879. Hidup dan besar di lingkungan keluarga bangsawan, ayahnya adalah seorang Bupati Jepara. Namanya begitu berpengaruh bagi kesetaraan kaum perempuan dengan kaum pria. Lewat perjuanganannya, kini perempuan Indonesia telah menghirup segarnya kebebasan hak tanpa terhalang perbedaan gender.  Mengingat pada masa Kartini, kaum perempuan sangat sempit untuk bergerak. Perempuan dipandang sebelah mata oleh kaum pria. Melihat hal ini Kartini sangat prihatin dan ia berusaha memperjuangkan hak-hak kaumnya. Hingga semua perjuangannya terdengar oleh dunia. Lantas membawa perubahan besar bagi kaum perempuan Indonesia. Dan kini perempuan tidak lagi terpandang sebelah mata serta mendapat kesetaraan hak ...