Postingan

Menampilkan postingan dengan label Puisi

Sebuah Puisi Untuk Hari Bumi

Gambar
Ilustrasi (Sumber: almanac.com) Hari ini tanggal 22 April 2020, umat manusia di dunia tengah memperingati Hari Bumi Sedunia atau Earth Day. Peringatan ini dimulai sejak tahun 1970 sampai sekarang. Peringatan hari Bumi dibuat bukan untuk bermaksud apa-apa, melainkan mengingatkan manusia agar lebih menjaga dan menghargai bumi sebagai satu-satunya tempat yang layak untuk dihuni. Saat ini memang usia bumi bukan terbilang muda, bumi kini sudah terlalu tua. Ditambah tingkah manusia yang selalu berbuat kerusakan menambah ringkihnya bumi ini. Banjir, polusi, longsor, ilegal loging, tidak ada habisnya mewarnai kehidupan di bumi saat ini. Padahal semua yang diperbuat manusia pada bumi akan berimbas juga pada kehidupannya. Selain peristiwa alam, kini bumi juga tengah sakit. Bak tempat sunyi tak berpenghuni, sedang manusia bersembunyi takut akan mati. Yah, bumi saat ini tengah dijangkiti virus corona. Semoga baik-baik saja bumi, dan lewat puisi yang aku tulis ini semoga m...

Mengenang Hari Kartini Lewat Sebuah Puisi

Gambar
Ilustrasi Hari ini bertepatan tanggal 21 April yang setiap tahunnya diperingati sebagai hari Kartini. Yah, Kartini atau Raden Ajeng Kartini adalah sosok pahlawan emansipasi perempuan Indonesia. Putri dari R.M. Adipati Ario Sosroningrat dan M.A. Ngasirah, lahir di Jepara, 21 April 1879. Hidup dan besar di lingkungan keluarga bangsawan, ayahnya adalah seorang Bupati Jepara. Namanya begitu berpengaruh bagi kesetaraan kaum perempuan dengan kaum pria. Lewat perjuanganannya, kini perempuan Indonesia telah menghirup segarnya kebebasan hak tanpa terhalang perbedaan gender.  Mengingat pada masa Kartini, kaum perempuan sangat sempit untuk bergerak. Perempuan dipandang sebelah mata oleh kaum pria. Melihat hal ini Kartini sangat prihatin dan ia berusaha memperjuangkan hak-hak kaumnya. Hingga semua perjuangannya terdengar oleh dunia. Lantas membawa perubahan besar bagi kaum perempuan Indonesia. Dan kini perempuan tidak lagi terpandang sebelah mata serta mendapat kesetaraan hak ...

Puisi Untuk Dokter dan Para Tenaga Medis yang Tengah Berjuang di Garda Terdepan Melawan Corona

Gambar
Ilustrasi (Sumber: Ummu Adam Bunga) Semenjak pertama kali muncul di Wuhan, China, dunia saat ini tengah diterpa ancaman luar biasa, bukan untuk berperang melainkan untuk bersiap siaga melawan virus Corona. Bahkan hampir seluruh belahan bumi ini mulai terjangkiti virus Corona. Hingga kini Indonesia pun turut terjangkiti. Dalam upaya pencegahan dan memutus rantai penularan Covid19 atau virus Corona, pemerintah pun telah memberlakukan berbagai kebijakan dan mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah. Namun di tengah kondisi yang semakin parah ada sosok yang dengan berani maju dalam barisan terdepan melawan virus Corona. Mereka ialah dokter dan para medis yang senantiasa siap dan berani berjuang dalam garda terdepan. Bahkan tidak sedikit juga dari mereka yang gugur dalam melaksanakan tugas. Sungguh mulia semua kebaikan mereka para pahlawan kesehatan Indonesia. Dalam puisi ini aku mempersembahkannya untuk mereka yang berjuang di depan. MEREKA YANG DI DEPAN Karya: Yogi ...

Puisi Untuk Angkatan 2020

Gambar
Foto : Penulis Angkatan 2020 memang angkatan yang berbeda dibandingkan angkatan-angkatan lain. Mereka satu-satunya angkatan yang bakal tercatat dalam sejarah. Terutama angkatan 2020 untuk SMA, dari SD mereka selalu menjadi korban. Ketika SD mereka menjadi angkatan yang di bingungkan dengan pergantian kurikulum K13. Ketika SMP mereka menjadi bahan percobaan UNBK dengan persiapan yang apa adanya. Dan saat ini mereka harus menerima semua kenyataan, ketika semua persiapan UNBK telah dimatangkan jauh-jauh hari. Tiba harinya malah harus di tunda akibat corona, dan pada akhirnya pembatalan juga yang ada. Selain menelan kekecewaan gagal UNBK, mereka juga harus bersedih saat semua perjalanan mereka di SMA mesti berakhir tanpa sebuah perpisahan. Sedih sungguh sedih angkatan 2020. Semoga kalian tetap kuat dan sukses selalu. Barangkali puisi yang aku buat ini mampu mewakili perasaan teman-teman semua angkatan 2020. ALUMNI TANPA PERMISI Karya: Yogi Kurniawan Hari ini, 20...